![]() |
| Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, SH saat menghadiri pengukuhan guru besar di Kampus IAIN Bone (Foto: Dok. Istimewa) |
TIMURKOTA.COM, BONE– Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, S.H., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pelaksanaan Sidang Senat Terbuka dalam rangka Pengukuhan Guru Besar yang digelar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone, Senin (19/1/2026).
Pengukuhan tersebut dilaksanakan di Aula Utama IAIN Bone dan menetapkan Prof. Dr. Andi Sugirman, S.H., M.H. sebagai Guru Besar dalam Bidang Hukum Tata Negara.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan akademik dan pengembangan keilmuan di lingkungan perguruan tinggi keagamaan negeri tersebut.
Andi Tenri Walinonong menyampaikan bahwa pengukuhan Guru Besar merupakan capaian akademik yang patut dibanggakan, tidak hanya bagi sivitas akademika IAIN Bone, tetapi juga bagi masyarakat dan pemerintah daerah Kabupaten Bone.
“Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bone, saya mengucapkan selamat dan sukses atas pengukuhan Prof. Dr. Andi Sugirman sebagai Guru Besar. Ini merupakan prestasi akademik yang membanggakan dan patut diapresiasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Andi Sugirman dijadwalkan menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Berbasis Cita Hukum Pancasila”.
Orasi ini dinilai relevan dengan dinamika tata kelola pemerintahan daerah dan penguatan nilai-nilai konstitusional di Indonesia.
Ketua DPRD Bone berharap, pengukuhan Guru Besar ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu hukum, khususnya Hukum Tata Negara, serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan penyelenggara pemerintahan.
“Semoga pengukuhan ini membawa keberkahan, memperkuat kontribusi keilmuan bagi bangsa dan negara, serta menjadi wasilah kemajuan IAIN Bone dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan keislaman,” tambahnya.
Sidang Senat Terbuka ini menjadi bukti komitmen IAIN Bone dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan peran strategis perguruan tinggi dalam mencetak pemikir dan akademisi yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional. (*)


