![]() |
| GM MKSO Kebun Bone Juniyanto didampingi Manager Keuangan Muhammad Yusuf Langaru saat memimpin rapat dan bimbingan teknis Mandor Kebun (Foto: Dok. Istimewa) |
Penulis: Syamsul Bahri Arafah
Editor: timurkota.com
TIMURKOTA.COM, BONE, MKSO Kebun Bone menggelar rapat dan bimbingan teknis bagi para karyawan Mandor Kebun pada Sabtu, 22 November 2025, di Balai Pertemuan Sao Sipakario, Pabrik Gula Bone.
Kegiatan ini dihadiri oleh GM Kebun Bone, Juniyanto, Manager Keuangan Muhammad Yusuf Langaru, Manager Kebun UP-Land Mashudiana, dan Manager Low-Land Rizki Akbar.
Rapat ini difokuskan pada pembahasan penggunaan aplikasi herbisida dengan metode drown.
Para Mandor Kebun diberikan materi secara langsung oleh PT Dunia Tani Indonesia yang menghadirkan Putra Mahesa sebagai pemateri.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karyawan terkait penggunaan herbisida secara tepat dan aman untuk menunjang produktivitas tanaman tebu.
Manager Tanaman MKSO Kebun Bone menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas dan pengembangan profesional bagi Mandor Kebun.
Dengan pemahaman yang baik mengenai penggunaan herbisida, diharapkan pengendalian gulma dapat lebih efektif, sehingga kualitas tanaman dan hasil produksi dapat meningkat secara signifikan.
Para karyawan Mandor Kebun terlihat antusias mengikuti bimbingan.
Mereka aktif mencatat materi, memperhatikan demonstrasi aplikasi herbisida, dan menyiapkan pertanyaan terkait praktik terbaik di lapangan.
Hal ini menunjukkan komitmen mereka untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi kerja di kebun.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi.
Para peserta dapat langsung menanyakan kendala yang dihadapi di lapangan, mendapatkan solusi dari pemateri dan para manajer, serta berbagi pengalaman antar-Mandor Kebun.
Sesi interaktif ini dinilai sangat bermanfaat untuk memperkuat kompetensi teknis.
GM Kebun Bone, Juniyanto, menekankan pentingnya penerapan ilmu yang diperoleh secara tepat di lapangan.
Ia berharap seluruh Mandor Kebun dapat menerapkan arahan dan bimbingan yang diberikan agar pengendalian gulma lebih efektif, produktivitas tanaman meningkat, dan keselamatan kerja tetap terjaga.
"Kegiatan bimbingan dan arahan bagi Mandor Kebun ini menjadi contoh nyata upaya MKSO Kebun Bone dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia." ungkapnya.
Dengan dukungan dari manajemen dan pihak terkait, kebun tebu di Bone diharapkan semakin profesional, produktif, dan berdaya saing tinggi di sektor perkebunan gula. (*)


