![]() |
Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, SH memberi sambutan dalam reses masa sidang III di Desa Mattaropurae, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone (Foto: Dok. Istimewa) |
TIMURKOTA.COM, BONE – Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, SH, melaksanakan reses masa sidang III tahun 2025 di Desa Mattaropurae, Kecamatan Amali, Kamis (28/08/25).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa beserta perangkatnya, tokoh masyarakat, serta tokoh agama dan Pemuda.
Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.
Dalam sambutannya, Andi Tenri Walinonong menjelaskan bahwa reses merupakan salah satu agenda penting dalam tugas anggota DPRD.
Menurutnya, reses memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakilnya di parlemen, agar kebutuhan pembangunan di desa dapat terakomodasi melalui kebijakan pemerintah daerah.
“Reses adalah kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan pembangunan, baik infrastruktur maupun program pemberdayaan. Aspirasi ini akan saya bawa dalam pembahasan di DPRD sebagai bahan penyusunan program kerja daerah,” tegas ATW di hadapan warga.
![]() |
Pemerintah desa dan warga antusias mengikuti reses (Foto: Dok. Istimewa) |
Sejumlah aspirasi mengemuka dalam pertemuan tersebut. Salah satunya adalah pembangunan jalan tani yang dianggap sangat mendesak.
Warga menilai akses jalan tani menjadi faktor penting untuk menunjang kelancaran distribusi hasil kebun, terutama saat musim panen tiba.
Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan infrastruktur berupa paving blok di beberapa titik pemukiman.
Menurut mereka, paving blok akan mempermudah mobilitas masyarakat, meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus mengurangi masalah genangan air saat musim hujan.
Usulan lain yang tak kalah penting adalah pengaspalan jalan desa. Masyarakat berharap peningkatan infrastruktur jalan ini dapat meningkatkan konektivitas antar dusun dan memperlancar aktivitas ekonomi warga sehari-hari.
Dalam bidang pertanian, warga mengajukan permintaan pengadaan bibit jagung.
Bibit unggul dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian, yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian keluarga di Desa Mattaropurae.
Selain itu, masyarakat juga menekankan pentingnya pengadaan lampu jalan.
Minimnya penerangan di beberapa ruas jalan desa dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan sekaligus menimbulkan kerawanan keamanan pada malam hari.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andi Tenri Walinonong berjanji akan memperjuangkannya di DPRD Kabupaten Bone.
"Bahwa setiap usulan yang masuk akan diprioritaskan sesuai kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran daerah," imbuhnya.
Reses yang berlangsung dengan suasana akrab itu diakhiri dengan dialog terbuka.
Masyarakat berharap melalui momentum ini, komunikasi antara wakil rakyat dan konstituennya semakin erat, sehingga program pembangunan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga di tingkat desa. (*)