Iklan

Waspada Kebakaran, 11 Rumah Ludes dalam Sepekan di Bone, Pemicunya Korsleting Listrik

timurkota.com
Rabu, September 20, 2023 | 5:39 AM WIB Last Updated 2023-09-19T22:41:26Z

Gambar ilustrasi kebakaran yang menghanguskan 11 rumah warga Kabupaten Bone (Foto: Dok. Istimewa) 

TIMURKOTA.COM, BONE- Warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan diminta untuk mewaspadai kebakaran yang kerap terjadi akhir-akhir ini. 

Pekan lalu, 11 rumah milik warga ludes di lalap si jago merah hanya berselang dua hari. Penyebab kebakaran diduga kuat merupakan akibat hubungan arus pendek.

Kebakaran terakhir menyebabkan dua unit rumah rata dengan tanah serta dua rumah lainnya rusak pada bagian dinding di Lingkungan Tippulue, Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang Timur. 

Selain merusak empat rumah warga, kebakaran juga menyebabkan seorang warga bernama Hj Nurmalang nyaris meregang nyawa. 

Wanita berusia 70 tahun ini sempat dikepung api. Namun beruntung ia berhasil selamat, dengan kondisi luka kulit melepuh pada bagian leher. 

Dalam kebakaran ini rumah Hj Nurmalang yang bekerja sebagai pedagang barang campuran juga terbakar pada bagian dinding. 

"Terbakar pada bagian dinding rumah dan aji terkena percikan api untung cepat diselamatkan. Kondisinya masih belum bisa bicara banyak karena mengalami trauma," ungkap, Nurlinda cucu korban. 

Nurlinda menjelaskan, pasca kejadian korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. 

"Waktu sudah dievakuasi langsung dibawa ke rumah sakit karena kondisinya parah," jelasnya. 

Sementara itu dalam kebakaran tersebut, dua rumah rata dengan tanah, dua lainnya terdampak pada bagian dinding. Kemudian dua mesin perahu ludes, uang tunai serta emas ludes.

Menurut keterangan saksi mata, saat kejadian pemilik berada di dalam rumah. Beruntung berhasil meloloskan diri dari kepungan api yang sudah mulai membesar pada bagian atap rumah. 

"Saat saya sampai di lokasi memang kondisi rumah panggung sudah habis, api kemudian menjalar ke rumah permanen milik korban lain," ungkap saksi mata, Asriandi (23). 

Ia melanjutkan, api baru bisa dipadamkan setelah lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan melakukan penyiraman di lokasi. 

"Tadi lima mobil pemadam yang melakukan penyiraman sebelum api berhasil dipadamkan," terangnya. 

Pasca kejadian saat ini tim dari pemerintah setempat dan pihak Kepolisian sementara melakukan pengumpulan data di lokasi untuk mengungkap penyebab kebakaran. 

Akibat kebakaran ini korban ditaksir menelan kerugian hingga Rp180 juta. 

Sehari sebelumnya, Kebakaran hebat juga terjadi Kelurahan Waetuwo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, bukan hanya menghanguskan sejumlah kios dan rumah milik warga. Sebanyak 9 rumah warga ludes dalam kebakaran ini.

Dalam kebakaran yang terjadi pada Rabu (13/09/23) Pukul 04.00 Wita sedikitnya 40 sepeda motor ikut ludes. Banyak yang mempertanyakan motor sebanyak itu bisa terkumpul di lokasi. 

Belakangan terungkap, pemilik motor tersebut berada di tengah laut untuk mencari ikan. Para korban diketahui sebagai nelayan.

"40 sepeda motor ini milik warga yang tengah berada di laut menangkap ikan. Itu milik nelayan yang sementara dititipkan salah satu rumah yang kebetulan juga terbakar," terang, Camat Tanete Riattang Timur, A. Arman Bobby.

Dari hasil penyelidikan sementara, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

Meski tak menimbulkan korban jiwa. Kebakaran tersebut menelan kerugian Rp1,5 Miliar

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Waspada Kebakaran, 11 Rumah Ludes dalam Sepekan di Bone, Pemicunya Korsleting Listrik

Iklan Banner

Iklan Banner

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan