timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Pelatih PSM Siapkan Strategi Kejutan Hadapi 6 Pemain Asing Milik Persis Solo

Baca Juga

Wiwink-Bola, Selasa 27 September 2022 05:30 WIB

Pemain Persis Solo


TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Pelatih Kepala PSM Makassar, Bernardo Tavares mengakui lawan yang akan dihadapi timnya bukan tim sembarangan.


Persis Solo kata dia memiliki kekuatan hampir merata di semua lini. Menurutnya laga nantinya dipastikan akan berlangsung dengan seru.

Pertandingan antara PSM Makassar melawan Persis Solo akan berlangsung pada Kamis (29/09/22).

"Mereka memiliki tim yang kuat. Pemain asing dan lokalnya merata. Tentu ini perlu  diwaspadai. Namun tentu kami pun menyiapkan strategi dalam tim, sehingga laga nantinya akan menarik," ungkapnya.

Selain itu Persis Solo memiliki enam asing dengan total pemain asing sesuai regulasi PT LIB serta dua naturalisasi. 

Mereka adalah Jaimerson Xavier, Alexis Manuel Messidora, Fernando Rodrigues, dan Ryo Matsumura. Kemudian ada dua pemain naturalisasi Fabiano Beltrame dan Irfan Bachdim.

Sejak memulai latihan pasca libur Jeda Kompetisi pada 24 September 2022 lalu. PSM Makassar melakukan latihan dengan skema permainan tanpa dua pemain inti, Wiljan Pluim dan Agung Mannan.

Dua pemain baru yang akan diturunkan mengambil alih posisinya adalah Syafruddin Tahar dan Kenzo Nambu. Kedua pemain ini dinilai merupakan pengganti sepadan.

Pasalnya, mereka telah beberapa kali dimainkan pada posisi Stopper dan Gelandang serang.

Bernardo Tavares mengatakan, pemain yang akan diturunkan dianggap paling siap untuk menempati posisi yang ditinggal baik Pluim maupun Kenzo Nambu.

"Pemain lain sementara latihan untuk menempati posisi yang ditinggal Pluim dan Agung. Saya rasa tak ada kendala karena kedua pemain saya telah sering bermain di posisi itu," tukas dia.

Banding Pluim Ditolak

Pelatih Kepala PSM Makassar, Bernardo Tavares memilih untuk tidak menanggapi atau melayangkan kritikan pedas kepada pihak PSSI.

Ia sepertinya telah mendapat teguran atau ancaman dari pihak Komdis. Sehingga arsitek asal Portugal itu tak lagi seperti di awal dirinya menukangi PSM.

Dulunya pelatih berusia 42 tahun ini terkadang menggebrak meja lantaran kesal dengan keputusan-keputusan wasit yang banyak merugikan timnya.

"Saya tak mau komentari terlalu banyak soal sanksi Pluim. Nanti saya kena sanksi," ucapnya kepada awak media.

Meski begitu, Bernardo mengatakan hukuman yang diterima Pluim serta keputusan PSSI menolak banding yang dilayangkan PSM Makassar patut menjadi perhatian serius.

"Pelanggaran atau momen yang dialami pemain kami khususnya Pluim yang sangat tidak menguntunkan kepada kami harus diteliti," lanjutnya.

Selanjutnya, ada momen tekel keras dialami beberapa pemain lain. Termasuk ketika Rasyid Bakri dijatuhkan di dalam kotak penalti.

"Saya masih belum memahami regulasi seperti apa diterapkan," tukas dia.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close