timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Setelah Viral, Calon Bintara Polri yang Sempat Namanya Hilang Akhirnya Diikutkan Pendidikan. Kapolri Turun Tangan


Editor: Hamzah/timurkota

TIMURKOTA.COM, MINAHASA-
Calon Bintara Polri, Rafael Malalangi (18),  asal Minahasa Selatan yang viral setelah namamya tiba-tiba diganti dalam daftar Calon Bintara yang akan mengikuti pendidikan.

“Terima kasih untuk Bapak Kapolri, Bapak Kapolda, dan Ibu Hillary yang sudah membantu saya hingga saya bisa menjadi anggota Polri dan mengikuti pendidikan tahun 2022 gelombang pertama, siap. Terima kasih,” kata Rafael lewat video yang dibagikan Hillary di akun Instagram pribadinya, Jumat (30/7/21).


Rafael Malalangi menjadi sorotan usai video keluarganya yang meminta pertolongan kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut, pihak keluarga merasa diperlakukan tidak adil karena Rafael yang dinyatakan lolos tes penerimaan anggota Polri pada 22 Juli 2021 kemudian dinyatakan tidak lolos sebagai calon Bintara Polri di Polda Sulawesi Utara dan namanya telah digantikan dengan orang lain pada 29 Juli 2021.

“Apakah ini adil, pak? Kami orang susah, orang tak punya pak. Kami mohon keadilan, mohon bantuan dari Bapak Presiden Jokowi dan Bapak Kapolri,” ungkap pihak keluarga dalam video yang awalnya diposting oleh pemilik Facebook Christofel Tumalun.


Video itu pun kemudian mendapat respons dari Hillary. Pada hari yang sama, Hillary mengirimkan surat terbuka untuk Presiden dan Kapolri, serta Kapolda Sulut.

Dalam surat terbukanya itu, yang merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem itu mempertanyakan proses dan prosedur pengumuman kelulusan calon Bintara Polri tahun 2021 yang viral tersebut.

Ia menilai ada kejanggalan dalam proses pengumuman yang disiarkan lewat YouTube tersebut karena Rafael yang diumumkan lolos kemudian tiba-tiba dinyatakan tidak lolos.

Lewat surat itulah kemudian Hillary menyampaikan bahwa dirinya memohon keadilan dan memohon Polri untuk melakukan proses tahapan seleksi dengan baik dan benar.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close