timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Keterangan Tatte Terbantahkan. Polisi Simpulkan Kebakaran Bola Soba Dipicu Masalah Listrik

Polres Bone Release terkait penyebab kebakaran Bola Soba (foto: dok Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BONE-

Sesaat setelah rumah adat Bola Soba di Jalan Latenritatta, Kota Watampone, Kabupaten Bone terbakar. Ada pengakuan mengejutkan dari seorang wanita bernama, Tatte yang kerap nginap di kawasan Bola Soba.

Dalam video yang sempat viral di media sosial, Tatte mengaku melihat sesosok orang tua membakar rumah adat peninggalan Kerajaan Bone itu. 

"Saya lihat kakek-kakek membakar, dia siram minyak tanah dulu baru nyalahkan api," katanya kepada orang yang merekam dengan telepon genggam.

Ketika pria yang merekam bertanya, kenapa Tatte membiarkan pelaku melakukan pembakaran. Ia beralasan takut pasalnya hendak dipukul jika dihalangi.

"Saya takut karena mau dipukul pakai kayu," katanya lagi.

Pernyataan, Tatte itu mendapat tanggapan beragam dari warganet. Banyak yang tak percaya, pasalnya Tatte selama ini dikenal sebagai wanita mengalami sedikit gangguan kejiawaan.

Ada pula menganggap pernyataan, Tatte dapat dipercaya apalagi saat kejadian dia berada di lokasi.

Kini, kesimpan siuran terkait dengan penyebab kebakaran tersebut terjawab sudah dalam press release yang digelar Kepolisian Resort Bone di Mapolres Bone pada Senin (29/03/21).

Hasil dari Lafbor Polda Sulawesi Selatan menyimpulkan bahwa kebakaran tersebut murni dipicu adanya permasalahan listrik dan tak ada unsur kesengajaan.

"Dari hasil serangkaian penyelidikan yang dilakukan. Mulai menerbitkan laporan polisi, menerjunkan tim inafis, hingga tim Lafbor Polda turun tangan. Dapat disimpulkan tak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran rumah adat Bola Soba," kata, Kapolres Bone, AKBP Try Handako menegaskan.

Lanjut, Try Handako. Permasalahan yang dimaksud adalah adanya kelonggaran pada sambungan tiga yang menghubungkan alat elektronik berupa kulkas.

"Api bersumber dari kelonggaran pada sambungan tiga. Kemudian membakar bagian dinding dan atap rumah," demikian, AKBP Try Handako melanjutkan.



***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close