timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Sosok Mia, Pramugari Tulang Punggung Keluarga. Memohon Doa Sebelum Pesawat Jatuh

Mia Teresentyani bersama bapak Zet Wadu (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, JAKARTA-

Mia Teresentyani merupakan salah satu pramugari yang berada di Pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang terjatuh di kawasan kepulauan seribu.

Sebelum terbang, Mia sempat memohon doa restu kepada bapak kandung, Zet Wadu serta keluarga dekat dengan alasan saat itu cuaca tidak bagus.

"Ini keluarga kami juga dari Nusa Tenggara Timur,kabupaten sabu Raijua,salah satu pramugari di pesawat tersebut,atas nama Mia Teresetyani, anak dari bapak Zet Wadu semoga dlm lindungan Tuhan," kata, sepupu Mia bernama Kayla Risma kepada redaksi timurkota.com

Diberitakan sebelumnya, Keluarga pilot Sriwijaya Air SJ-182 yang hilang kontak dan diduga jatuh di Kepulauan Seribu DKI Jakarta, mengatakan Kapten Afwan pada Sabtu (9/1) berangkat tergesa-gesa dan mengenakan baju yang tidak diseterika.

“Semalam istrinya cerita bahwa ini adalah kali pertama dalam 15 tahun, suaminya pergi tergesa gesa dan tanpa disetrika bajunya,” kata keponakan Kapten Afwan, Muhammad Akbar saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (10/01/21) dilansir Antara.

Sebelum berangkat, Kapten Afwan mengucapkan permintaan maaf pada istrinya. Bahkan setelah sampai di bandara, Kapten Afwan juga melakukan video call kepada anaknya.

“Ini hal yang tak lazim dilakukan oleh beliau. Biasanya setiap kali 'landing', Kapten Afwan selalu telpon istrinya tapi sampai waktu 'landing' ternyata tidak ada kabarnya hingga sekarang,” terang Akbar.

Keluarga berharap ada mukjizat dan mendapatkan kabar baik atas keberadaan Kapten Afwan.


***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close