timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Aktivis Desak Polisi Segera Tangkap Pemeran Video Viral di Jeneponto

Gambar hasil tangkap layar aksi penganiayaan melibatkan anak di bawah umur (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, JENEPONTO-

Kalangan mahasiswa mengaku miris dengan video kekerasan melibatkan anak di bawah umur yang viral di media sosial.

Menurut salah seorang aktivis mahasiswa asal Jeneponto. Dirinya meminta kepada pihak kepolisian agar segera menindak lanjuti video yang terlanjur viral tersebut.

"Kami sebagai putra daerah minta agar polisi segera turun tangan. Tangkap pelaku termasuk yang merekam kemudian beri pembinaan kalau perlu tindak tegas," kata, Muhammad Nurhaidir.

Menurutnya tindakan kekerasan terhadap anak di bawah umur akan terus terjadi jika tak ada antisipasi dini khususnya pihak orang tua.

"Iya pembinaan dari orang tua juga minim, sehingga ada kelonggaran buat anak untuk terlibat tindak kriminal dan sebagainya," kata dia lagi.  

Unggahan akun facebook bernama Nur Aziza mengenai cuplikan rekaman video seorang gadis berpakaian warna orange menghajar dua gadis sebayanya mendadak viral di media sosial.

Gadis yang terlihat beberapa kali memukul menggunakan tangan kosong serta melayangkan tendangan maut sambil terus mengoceh menggunakan bahasa bugis Makassar.

Sementara korban terlihat memilih tak melakukan perlawanan dan hanya pasrah mendapat pukulan. Bahkan ketika korban yang duduk di motor dipukul pada bagian kepala, rekannya berusaha melindungi dengan cara memeluk sambil menangis.

Berdasarkan informasi yang beredar aksi penganiayaan terhadap dua korban tersebut diduga lantaran pelaku kesal telah dicerita kejelekannya.

"Deh jagonya, andai keluargaku kamu perlakukan seperti ini saya akan cari kamu seperti anak ayam," tulis pemilik akun, Fer***.

Natisen lain mencoba menerjemahkan bahasa yang terus diunghapkan pelaku.

"Tidak terima, karena selalu dicerita kejelekannya." Tulis, Wah***.

"Sok jago giliran nanti ditangkap pasti nangis-nangis minta maaf," komentar, AsD***.



***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close