timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Tergiur dengan Harta Janda. Pria Ini Pacari Tiga Hari, Lalu Bunuh

Pelaku pembunuhan ditangkap polisi (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, JOMBANG-

Aksi Supriadi Alias Konteng (34) terbilang sadis. Pria asal Dusun Dapet, Desa Mojodanu, Kecamatan Ngusikan ini membunuh kekasih yang baru tiga hari dipacari bernama, Waras (53) asal Dusun Baudan Desa Wuluh Kecamatan Kesamben, Jombang.

Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan pelaku melakukan pembunuhan dengan dasar ingin menguasai harta benda korban.

"Ada pun harta benda itu dipakai pelaku untuk beli miras dan berfoya-foya," katanya.

Menurutnya kronologi kejadian bermula pada Minggu, (20/12/20) lalu dia datang dan membawa balok besi ke warung korban. Besi itu lantas dia letakkan didepan warung korban.

“Tersangka supriadi kenalan dengan korban pada 17 Desember, lalu keduanya menjalin hubungan. Sabtu kemudian keduanya janjian ketemuan, namun korban tidak ada. Tersangka lantas berniat mengambil perhiasan milik korban. Dia sudah mempersiapkan besi diletakkan didepan warung,” jelas Agung, Senin (28/12/2020).

Sebelum menghabisi korban, tersangka terlebih dulu diajak menagih hutang kepada seseorang. Korban saat itu, dibonceng oleh Supriadi dengan sepeda motor Yamaha R15 yang kini disita Polisi sebagai barang bukti.

Setibanya dari menagih hutang inilah, korban langsung dipukul dengan batang besi berukuran sekitar 1 meter di lincak bambu yang ada di dalam warung tersebut hingga meninggal dunia.

Pasal yang disangkakan yakni pencurian dengan kekerasan 329 KUHP subsider 338 tentang pembunuhan berencana. Supriadi juga mengaku baru mengenal korban selama tiga hari sebelum peristiwa nahas itu terjadi.

“Uangnya saya pakai minum minuman keras, kenal baru tiga hari itu,” pungkasnya.

Janda satu anak bernama Waras diketahui sudah tak bernyawa pada Minggu, 20 Desember 2020 sekitar pukul 16.30 WIB. Mayat korban pertama kali diketahui oleh tukang becak yang juga telah diperiksa sebagai saksi. 

Saat itu tukang becak ini hendak memesan kopi. Tapi tidak ada respon. Saat ditemukan, janda pemilik warung ini terlentang di atas ranjang. Di bagian kepala terdapat ceceran darah. Korban masih mengenakan pakaian lengkap. Bercelana coklat, baju warna krem, dan memakai jilbab.

Sedangkan, Supriadi ditangkap pada Rabu, (23/12/2020) malam di hutan Desa Asemgede, Kecamatan Ngusikan, tempat persembunyianya.

Pelaku terpaksa ditembak kedua kakinya karena berusaha kabur saat diminta menunjukkan barang bukti besi yang digunakan membunuh korban.






***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close