timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

BEJAT. Pria Ini Habisi Janda Usai Dilayani Tiga Ronde


TIMURKOTA.COM, BONTANG-


Kepolisian Resort Bontang menggelar reka adegan kasus pembunuhan janda beranak tiga dengan inisial MA (41) di hotel melati Jalan KS Tubun, Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan. 

Tersangka Herman (30) yang telah ditetapkan sebagai tersangka meperagakan 38 adegan ketika dirinya menghabisi korban setelah melakukan hubungan badan sebanyak tiga kali.

Dipimpin Kanit Reskrim Polres Bontang, Ipda Probo Suja Samhari. Tampak juga Tim Inafis dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang. 

Dimulai ketika korban dan pelaku janjian ketemu di hotel. Ketika tiba di lokasi pukul 17.00 Wita, keduanya diantar roomboy menuju kamar 042 D.

Beberapa adegan menunjukkan, Herman menghabisi nyawa kekasihnya itu tak lama usai melakukan hubungan badan. Persoalan dimulai ketika keduanya lepas berhubungan di atas ranjang. Korban menengok lehernya di kaca, dan mendapati ada seperti bekas darah tipis seperti gigitan. Dari sinilah ucapan “gigimu seperti drakula” berasal. 

Tetangga Malah Takut Kejadian itu terjadi pada adegan ketujuh. Aktivitas berhubungan pun mereka lanjutkan. Hingga kemudian korban bicara soal mahar. Ketika mendengar permintaan korban terkait angka mahar jika mau menikah, Herman pun diam.

Tak mendapat jawaban, korban lantas berucap memutuskan hubungan, “Kita tak usah hubungan lagi.”

Herman mengaku diam lantaran jengah dan emosi. Lantas adegan berbagai kekerasan pun dimulai oleh tersangka hingga korban menghembuskan napas terakhir. 

Pada adegan ke-21, Herman mengecek apakah pacarnya itu masih hidup atau sudah mati? 

Berlanjut membersihkan bekas luka dan kemudian kabur. 

Kanit Reskrim Polres Bontang Ipda Probo Suja Samhari mengatakan, kemungkinan besar akan ada tambahan adegan. 

Herman sendiri kata Probo usai dibekuk berlaku kooperatif pada penyidik. Apa yang dikatakan dan dilakukan masih konsisten. 

Dia menambahkan, dari hasil rekonstruksi dan keterangan dihimpun, Herman melakukan hal itu lantaran didorong motif sakit hati


(*)


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close