timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Dukung Polisi, Gerakan Integritas dan Organda Torut: Judi Sabung Ayam Bukan Bagian Budaya Kami

Bandar Judi sabung ayam yang hina polisi ditangkap (dok)
TIMURKOTA.COM, TORAJA UTARA-

Geram dengan adanya isu bahwa judi sabung ayam merupakan budaya leluhur yang mesti dilaksanakan pada perayaan adat. Gerakan Integritas bersama organisasi berhimpun di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Toraja Utara angkat bicara.

Mereka sepakat bahwa judi sabung ayam harus dibasmi. Gerakan Integritas dan KNPI Toraja Utara serta beberapa organisasi hadir yaitu GMKI, GP Ansor, Srikandi Sapma PP, Sapma PP, GMNI, PPGT, Pospera dan AMAN Toraja.

Menyatakan sikap mendukung polisi dalam bertindak. Bukan hanya itu,  mereka meminta agar pihak Kepolisian Resort Toraja Utara tak pernah ragu dalam menindaki segala bentuk gangguan khamtibmas di wilayah hukumnya.

Sekitar 20 orang perwakilan organisasi yang hadir diterima langsung, Kapolres AKBP Yudha Wirajati Kusuma. Didampingi Kasat Reskrim AKP Hardjoko,  Kasat Narkoba Iptu Aswan Afandi, dan Kasat Intelkam Iptu Welfrick K Ambarita.

Ketua Umum Gerakan Integritas, Johana R Tangirerung dan rombongan menyampaikan dukungan moril kepada institusi Polri dalam membasmi dan menindak tegas perjudian di Toraja Utara.

Kedatangan Gerakan Integritas selain memberi dukungan, juga menyampaikan keprihatinan dan dukungan kepada jajaran Polri pasca kejadian pengrebekan judi sabung ayam di Tongkonan Palasa, Lembang (Desa) Tondon Matallo Kecamatan Tondon.

"Judi sabung ayam dan bentuk judi lainnya bukan bagian dari adat budaya leluhur orang toraja," kata seorang perwakilan organisasi.

Kapolres AKBP Yudha Wirajati Kusuma mengatakan bersyukur atas dukungan dari semua pihak tersebut.

"Kami menolak tegas perjudian sabung ayam di wilayah Hukum Polres Toraja Utara," kata Yudha dengan nada tegas.

(rill/as)

Berita Populer

close