TIMURKOTA.COM, MAKASSAR— PSM Makassar menghadapi tantangan serius dalam menjaga konsistensi permainan menjelang dua laga krusial menghadapi Bhayangkara FC dan Madura United.
Persoalan kedalaman skuad menjadi perhatian setelah Pasukan Ramang memastikan kemenangan atas Persebaya Surabaya dalam pertandingan sengit di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Kamis (22/10/2026).
Di balik keberhasilan mengamankan tiga poin, PSM harus menghadapi persoalan yang berpotensi memengaruhi kekuatan tim pada pertandingan berikutnya.
Sejumlah pemain mengalami masalah kebugaran, sementara lini pertahanan juga terancam kehilangan pilar penting akibat sanksi kartu.
Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, memberikan perhatian khusus terhadap kondisi skuadnya, terutama pada sektor pertahanan dan lini tengah.
Kedua sektor tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim, baik ketika membangun serangan maupun saat menghadapi tekanan lawan.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah absennya Dusan Lagator dan Agung Mannan akibat sanksi kartu merah.
Dusan Lagator menerima kartu merah ketika PSM menghadapi PSIM Yogyakarta, sedangkan Agung Mannan mendapat kartu merah dalam pertandingan melawan Persebaya Surabaya.
Kehilangan kedua pemain tersebut berpotensi memengaruhi komposisi lini belakang PSM.
Pasalnya, sektor pertahanan membutuhkan koordinasi yang solid untuk mengantisipasi tekanan lawan, khususnya ketika menghadapi tim yang mampu memanfaatkan celah dan melakukan serangan balik cepat.
Situasi tersebut membuat tim pelatih perlu menyiapkan alternatif pemain yang mampu menjalankan peran secara optimal.
Selain menjaga kekuatan bertahan, pergantian komposisi juga harus mempertimbangkan komunikasi antarpemain agar organisasi pertahanan tidak mudah ditembus.
Persoalan PSM tidak berhenti pada sanksi pemain. Kondisi Nenad Lalic juga menjadi perhatian setelah pemain tersebut terpaksa ditarik keluar dalam pertandingan melawan Persebaya Surabaya karena mengalami cedera.
Belum diketahui secara pasti tingkat keparahan cedera yang dialami Lalic maupun berapa lama ia membutuhkan waktu pemulihan.
Kepastian kondisi pemain tersebut akan menjadi salah satu faktor penting bagi tim pelatih dalam menentukan komposisi skuad untuk pertandingan selanjutnya.
Masalah kebugaran juga terjadi di lini tengah. Sergio Aguero harus meninggalkan lapangan setelah mengalami masalah pada bagian lutut.
Kondisi tersebut menambah pekerjaan rumah bagi tim medis dan pelatih untuk memastikan kesiapan pemain sebelum menghadapi jadwal pertandingan berikutnya.
Lini tengah merupakan sektor vital dalam permainan PSM karena berfungsi menghubungkan pertahanan dengan lini serang.
Apabila Sergio Aguero belum dapat tampil, tim pelatih perlu mempertimbangkan pilihan pemain yang mampu menjaga penguasaan bola, mengatur tempo, serta membantu transisi permainan.
Menghadapi Bhayangkara FC dan Madura United, PSM dituntut tidak hanya mengandalkan kemampuan pemain inti.
Ketersediaan pemain pelapis dan kesiapan mereka menjalankan instruksi pelatih berpotensi menentukan kemampuan tim mempertahankan performa.
Dua pertandingan tersebut menjadi ujian tersendiri bagi Darije Kalezic dalam meramu strategi di tengah persoalan kebugaran dan absennya pemain.
Penentuan susunan pemain harus mempertimbangkan kondisi medis, status sanksi, serta kebutuhan taktik sesuai karakter lawan yang akan dihadapi.
Di sisi lain, kemenangan atas Persebaya menjadi modal penting bagi PSM untuk menjaga kepercayaan diri.
Namun, hasil positif tersebut perlu diikuti evaluasi menyeluruh agar persoalan yang muncul tidak mengganggu persiapan menghadapi dua laga berikutnya.
Bagi Pasukan Ramang, menjaga konsistensi permainan di tengah keterbatasan pemain menjadi tantangan yang tidak ringan.
Rotasi yang tepat, disiplin bertahan, serta efektivitas memanfaatkan peluang akan menjadi aspek penting dalam upaya meraih hasil maksimal.
Kini, perhatian tertuju pada perkembangan kondisi Nenad Lalic dan Sergio Aguero, sekaligus kesiapan tim menghadapi kemungkinan absennya pemain akibat sanksi.
Kepastian mengenai ketersediaan para pemain tersebut akan membantu menentukan seberapa besar perubahan yang perlu dilakukan PSM dalam menyusun kekuatan.
PSM Makassar pun dihadapkan pada pekerjaan penting untuk memastikan kemenangan atas Persebaya tidak sekadar menjadi hasil positif sesaat.
Dengan jadwal pertandingan yang menuntut kesiapan fisik dan taktik, kemampuan mengelola kedalaman skuad akan menjadi salah satu faktor penentu dalam menghadapi Bhayangkara FC dan Madura United. (*)


