Iklan

Tiga Paslon Ketua OSIS SMAN 7 Bone Adu Program, KPU Bone Turut Pantau Pemilos

Redaksi-timurkota
Jumat, September 25, 2026 | 7:49 PM WIB Last Updated 2026-09-25T13:03:18Z

Foto bersama dalam kegiatan Debat Visi Misi (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BONE — Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 7 Bone periode 2026/2027 memasuki tahapan debat visi dan misi. 

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para calon untuk menyampaikan gagasan, program kerja, serta komitmen mereka dalam membawa organisasi siswa ke arah yang lebih baik.

Debat visi dan misi tersebut dihadiri jajaran Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk Kasi PSMA dan FP3DMT beserta staf, serta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone beserta staf.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd., selaku Kasi PSMA dan FP3DMT Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone, Pembina Tingkat I/IV.B. 

Turut hadir Rusnilawarni, S.Pd., M.Pd., selaku Helpdesk Wilayah III Pemilos 2026, serta Muhadisa, S.S., M.Si., selaku Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri Abdul Asis, Nuryadi Kadir, Rusnaedi, dan Zainal, beserta staf yang turut mendukung pelaksanaan tahapan Pemilos di SMAN 7 Bone.

Dalam debat tersebut, tiga pasangan calon diberikan kesempatan untuk memaparkan visi, misi, serta program yang akan dijalankan apabila mendapatkan kepercayaan dari para siswa.

Pasangan calon nomor urut 01 terdiri atas Ihsan Al Hidayat sebagai calon Ketua OSIS dan Afyfah Mucmainnah sebagai calon Wakil Ketua OSIS.

Pasangan calon nomor urut 02 mengusung Ahmad Arbaim Riswan sebagai calon Ketua OSIS dan Marsya Amelia sebagai calon Wakil Ketua OSIS.

Sedangkan pasangan calon nomor urut 03 terdiri atas Muh Syukur sebagai calon Ketua OSIS dan Apriliya Asdir sebagai calon Wakil Ketua OSIS.

Dr. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd., mengatakan debat visi dan misi merupakan bagian penting dalam memberikan pengalaman demokrasi kepada peserta didik.

“Pemilos ini bukan sekadar memilih Ketua dan Wakil Ketua OSIS, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran demokrasi bagi siswa. Melalui kegiatan ini, siswa belajar menyampaikan gagasan, berargumentasi secara positif, menghargai perbedaan pilihan, dan bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil,” ujarnya.

Menurutnya, para calon perlu menjadikan momentum debat sebagai ruang untuk menyampaikan gagasan terbaik bagi kemajuan organisasi siswa.

“Kami berharap para calon dapat menyampaikan visi dan misi secara baik dan konstruktif. Siapa pun yang nantinya mendapatkan kepercayaan dari siswa harus mampu menjalankan amanah, membangun kerja sama, serta menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang lebih baik,” jelasnya.

Sementara itu, Rusnilawarni, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya menjaga sportivitas selama seluruh tahapan Pemilos berlangsung. Menurutnya, setiap pasangan calon harus memperoleh kesempatan yang sama untuk menyampaikan gagasan kepada para pemilih.

“Kami berharap seluruh proses Pemilos dapat berjalan tertib, demokratis dan sportif. Setiap pasangan calon memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan visi dan misinya, sementara siswa diberikan ruang untuk menentukan pilihannya secara bertanggung jawab,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta didik agar tetap menjaga kebersamaan meskipun memiliki pilihan yang berbeda.

“Perbedaan pilihan merupakan sesuatu yang wajar dalam demokrasi. Yang paling penting adalah bagaimana seluruh siswa tetap menjaga persaudaraan dan kebersamaan. Setelah proses pemilihan selesai, siapa pun yang terpilih harus didukung untuk menjalankan amanahnya,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Muhadisa, S.S., M.Si. Menurutnya, pelaksanaan Pemilos memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam memahami proses kepemimpinan, organisasi, dan demokrasi.

“Pemilos memberikan pengalaman yang sangat penting bagi siswa karena mereka dapat belajar secara langsung mengenai proses demokrasi, kepemimpinan, penyampaian visi dan misi, hingga bagaimana menerima hasil sebuah proses pemilihan,” ungkapnya.

Muhadisa berharap Ketua dan Wakil Ketua OSIS yang nantinya terpilih mampu menjalankan tanggung jawab dengan baik serta merangkul seluruh siswa.

“Pemimpin OSIS harus mampu menjadi teladan, memiliki rasa tanggung jawab dan dapat bekerja sama dengan seluruh warga sekolah. Karena itu, siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu merangkul seluruh siswa dan menjalankan program organisasi dengan baik,” pungkasnya.

Komisioner KPU Kabupaten Bone, Zainal, mengapresiasi pelaksanaan Pemilos di SMAN 7 Bone sebagai bagian dari pembelajaran demokrasi bagi generasi muda. Menurutnya, pengalaman mengikuti proses pemilihan sejak di bangku sekolah dapat menjadi bekal bagi siswa untuk memahami pentingnya partisipasi dalam kehidupan demokrasi.

“Pemilos ini menjadi ruang pembelajaran demokrasi yang sangat baik bagi siswa. Mereka belajar bagaimana memilih pemimpin, mengenal visi dan misi calon, menggunakan hak pilih, serta menghargai hasil pemilihan. Nilai-nilai seperti ini penting ditanamkan sejak dini agar siswa memiliki pemahaman tentang proses demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab,” ujar Zainal.

Ia juga mengingatkan agar seluruh tahapan pemilihan tetap mengedepankan kejujuran, keterbukaan, dan sportivitas.

"Kami berharap seluruh proses berjalan dengan tertib dan jujur. Para calon maupun pemilih harus sama-sama menjaga suasana tetap kondusif. Yang terpenting bukan hanya soal siapa yang terpilih, tetapi bagaimana prosesnya memberikan pengalaman demokrasi yang positif bagi seluruh siswa,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPT SMAN 7 Bone, Jupri, S.Pd., mengatakan bahwa pelaksanaan debat visi dan misi menjadi bagian penting dalam memberikan ruang kepada para calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS untuk menyampaikan gagasan serta program yang akan mereka jalankan.

“Debat visi dan misi ini menjadi kesempatan bagi para calon untuk menyampaikan gagasan, program, dan komitmennya kepada seluruh siswa. Kami ingin para siswa tidak hanya memilih berdasarkan kedekatan atau popularitas, tetapi juga mencermati visi, misi, serta program yang ditawarkan oleh masing-masing pasangan calon,” ujar Jupri.

Menurutnya, pelaksanaan Pemilos juga merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan kepemimpinan siswa di lingkungan sekolah.

“Melalui Pemilos ini, siswa mendapatkan pengalaman secara langsung bagaimana proses demokrasi berlangsung. Mereka belajar menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan pilihan, menjalankan hak dan tanggung jawab, serta menerima hasil pemilihan dengan sikap yang sportif,” jelasnya.

Jupri berharap seluruh pasangan calon dapat menjaga suasana tetap kondusif dan menjadikan proses pemilihan sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan antarsiswa.

“Siapa pun yang nantinya terpilih, kami berharap dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan mampu merangkul seluruh siswa. Perbedaan pilihan dalam proses pemilihan adalah hal yang biasa, tetapi setelah pemilihan selesai, seluruh siswa harus kembali bersatu untuk mendukung program-program positif di sekolah,” pungkasnya.

Debat visi dan misi tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMAN 7 Bone periode 2026/2027. 

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pendidikan demokrasi yang memberikan pengalaman kepada siswa untuk mengenal proses pemilihan pemimpin secara langsung.

Melalui forum debat, para siswa dapat mendengarkan dan mencermati gagasan yang disampaikan masing-masing pasangan calon sebelum menggunakan hak pilihnya. 

Proses tersebut diharapkan dapat menumbuhkan sikap demokratis, kritis, bertanggung jawab, serta menghargai perbedaan pilihan di lingkungan sekolah.

Dengan adanya pendampingan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III dan keterlibatan KPU Kabupaten Bone beserta unsur terkait, pelaksanaan Pemilos di SMAN 7 Bone diharapkan dapat berlangsung tertib, sportif dan menjunjung nilai-nilai demokrasi.

Setelah seluruh tahapan selesai, pasangan calon yang memperoleh kepercayaan siswa akan mengemban amanah untuk memimpin OSIS SMAN 7 Bone periode 2026/2027 sekaligus menjadi bagian penting dalam menggerakkan berbagai kegiatan kesiswaan di sekolah. (*)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tiga Paslon Ketua OSIS SMAN 7 Bone Adu Program, KPU Bone Turut Pantau Pemilos
Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }