![]() |
| Kegiatan sosialisasi kesehatan tentang penyakit campak kembali digencarkan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. (Foto: Dok. Istimewa) |
Penulis: Syamsul Bahri Arafah
Editor: timurkota.com
TIMURKOTA.COM, BONE- Kegiatan sosialisasi kesehatan tentang penyakit campak kembali digencarkan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Ketua Penggerak TP PKK Kecamatan Cina, A. Sri Susanti, SE bersama Camat Cina, A. Supriadi, SH dan Kepala UPT Puskesmas Cina, Sriyanti, menggelar sosialisasi “Aksi Bersama Siaga Campak” di Pasar Arasoe, Kecamatan Cina, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit menular yang masih menjadi ancaman kesehatan publik.
Sosialisasi tersebut turut melibatkan berbagai pihak, termasuk Kepala UPT BKKBN, Ketua Penggerak Desa Arasoe, serta Kepala Desa Arasoe.
Kegiatan dimulai di area pasar sebagai pusat keramaian masyarakat, kemudian dilanjutkan ke lingkungan perkantoran Pabrik Gula, baik di Kantor SGN maupun Kantor MKSO Kebun Bone.
Langkah ini dilakukan untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat, termasuk pekerja dan pelaku usaha di wilayah tersebut.
Program sosialisasi ini merupakan bagian dari gerakan serentak tingkat Kabupaten Bone yang dilaksanakan di 27 kecamatan.
Kampanye kesehatan ini mengusung tema “Campak: Kenali, Cegah, dan Tangani dengan Tepat” sebagai bentuk edukasi langsung kepada masyarakat.
Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pencegahan penyakit menular sejak dini melalui perilaku hidup bersih dan sehat.
Kepala UPT Puskesmas Cina, Sriyanti, menjelaskan bahwa campak merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dan sangat mudah menyebar melalui batuk, bersin, maupun kontak langsung dengan penderita.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap gejala awal seperti demam tinggi, ruam kulit, serta gangguan pernapasan, agar dapat segera ditangani oleh tenaga medis.
Respon masyarakat Desa Arasoe terhadap kegiatan ini terbilang sangat positif.
Banyak warga yang antusias mengikuti sosialisasi, bertanya langsung kepada petugas kesehatan, serta menerima informasi terkait pencegahan dan penanganan campak.
Edukasi seperti ini dinilai sangat penting, terutama di daerah dengan aktivitas sosial yang tinggi seperti pasar tradisional.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat.
Pemerintah Kabupaten Bone melalui berbagai instansi terkait terus mendorong program promotif dan preventif guna menekan angka penyebaran penyakit menular.
Langkah kolaboratif ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif. (*)


