TIMURKOTA.COM, BONE — Rektor Institut Teknologi Bisnis dan Maritim (ITBM) Balik Diwa, Dr. Muh. Ikramullah Akmal, M.Si, bersama jajaran melakukan kunjungan dan penjajakan kerja sama dengan Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Bone, Kamis (10/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kampus Politeknik KP Bone, Jalan Sungai Musi KM 9, Watampone, Kabupaten Bone, diterima langsung oleh Direktur Politeknik KP Bone, Dr. Muhammad Hery Riyadi Alauddin, S.Pi., M.Si, didampingi wakil direktur serta sejumlah pimpinan kampus lainnya.
Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi dalam penguatan tridharma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor ITBM Balik Diwa, Dr. Muh. Ikramullah Akmal, menjelaskan bahwa penjajakan kerja sama ini didorong oleh kesamaan konsentrasi bidang keilmuan kedua institusi, khususnya pada sektor kelautan dan perikanan.
“Penjajakan ini kami lakukan karena adanya kesamaan bidang yang menjadi konsentrasi kampus, yakni kelautan dan perikanan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa meski nota kesepahaman formal belum ditandatangani, hubungan akademik kedua kampus sebenarnya telah terjalin.
“Walaupun belum ada MoU, beberapa alumni Politeknik KP telah melanjutkan pendidikan di kampus kami untuk meraih gelar sarjana,” jelasnya.
Selain kerja sama akademik di bidang riset dan pengembangan mahasiswa, kedua institusi juga memiliki kesamaan visi dalam mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan, khususnya di Kabupaten Bone.
Ikram menyoroti potensi perikanan di wilayah Bone bagian utara yang dinilai sangat strategis untuk dikembangkan secara kolaboratif.
“Kami banyak menyinggung potensi perikanan di Bone bagian utara. Ini perlu dikolaborasikan untuk mengoptimalkan potensi tersebut, termasuk beberapa wilayah lain yang juga sangat potensial untuk dikembangkan bersama,” tambahnya.
Melalui penjajakan ini, ITBM Balik Diwa dan Politeknik KP Bone diharapkan dapat membangun sinergi yang lebih kuat dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis maritim, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi perikanan daerah secara lebih maksimal. (*)


