![]() |
| Nur Aisyah berfoto bersama dengan Gubernur Sulawesi Selatan (Foto: Dok. Istimewa) |
TIMURKOTA.COM, BONE- Prestasi membanggakan diraih oleh delegasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone dalam ajang Lomba Pildacil se-Sulawesi Selatan yang digelar di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan pada 2–3 Maret 2026. Dalam kompetisi tersebut, perwakilan Kejari Bone berhasil meraih Juara 3 tingkat provinsi.
Peserta yang mengharumkan nama Bone adalah Nur Aisyah Aqilah Asdar, santri TK-TPA & Tahfidz Miftaahussa’adah Majang. Ia juga merupakan siswi kelas IV MI Al-Qur’aniyah Nursyarifa.
Di usia 9 tahun, Nur Aisyah telah menghafal 8 juz Al-Qur’an, capaian yang menjadi bekal kuat dalam mengikuti lomba dakwah cilik tersebut.
![]() |
| Perwakilan Kejari Bone berfoto bersama dengan pendamping (Foto: Dok. Istimewal) |
Kegiatan ini diikuti oleh 23 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dengan dua kategori lomba, yakni usia 6–10 tahun dan usia 11–15 tahun. Dari seluruh daerah di Sulsel, hanya Kabupaten Toraja Utara yang tidak mengirimkan perwakilan.
Pada malam penutupan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, Gubernur Sulawesi Selatan, H. A. Sudirman Sulaiman, hadir langsung memberikan apresiasi kepada para pemenang.
Juara 1 memperoleh hadiah umrah, Juara 2 mendapatkan sepeda listrik, dan Juara 3 memperoleh sepeda, serta piala dan uang pembinaan dari panitia pelaksana.
Pimpinan TK-TPA & Tahfidz Miftaahussa’adah Majang, Asdar Wijaya, S.EI., M.E, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga karena ananda Nur Aisyah Aqilah Asdar mampu mempersembahkan Juara 3 sebagai delegasi Kejari Bone. Ini adalah hasil latihan yang singkat, doa para guru dan orang tua, serta kerja keras anak dalam mempersiapkan materi,” ujar Asdar Wijaya.
Ia menambahkan bahwa prestasi ini bukan hanya tentang meraih juara, tetapi bagian dari proses pembinaan karakter dan mental dakwah sejak dini.
“Kami berkomitmen melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga berani tampil dan menyampaikan kebaikan di tengah masyarakat,” tutupnya.
Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi. (*)



