Iklan

ASDP Lakukan Penyesuaian Operasional Pelabuhan Bajoe, Ini Alasan Utama Demi Keselamatan dan Layanan Jangka Panjang

Redaksi-timurkota
Jumat, Maret 20, 2026 | 12:09 PM WIB Last Updated 2026-03-20T05:09:57Z

Anom Sedayu

Penulis: Syamsul Bahri Arafah 

TIMURKOTA.COM, BAJOE— PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akhirnya angkat bicara terkait penyesuaian operasional di Pelabuhan Bajoe yang belakangan menjadi perhatian publik. 

Dalam holding statement resminya, ASDP menegaskan bahwa langkah tersebut bukanlah penutupan permanen, melainkan upaya strategis untuk menjaga keselamatan pengguna jasa serta memastikan keberlanjutan layanan penyeberangan di masa depan.

Penyesuaian operasional ini didasarkan pada hasil asesmen teknis oleh konsultan independen yang menemukan adanya penurunan kondisi struktur pada Dermaga Movable Bridge (MB) sebagai dermaga utama. 

Kondisi tersebut dinilai memerlukan rehabilitasi menyeluruh sekaligus peningkatan kapasitas, agar mampu menyesuaikan dengan beban kendaraan saat ini serta menjamin keamanan operasional jangka panjang.

Tidak hanya itu, kondisi Dermaga 2 atau plengsengan juga dilaporkan mengalami kerusakan berat. 

Berdasarkan rekomendasi teknis, dermaga tersebut tidak lagi layak digunakan karena berpotensi membahayakan keselamatan. 

Oleh sebab itu, penghentian sementara operasional di titik tersebut menjadi langkah preventif yang tidak dapat ditunda.

Meski demikian, ASDP memastikan bahwa aktivitas di Pelabuhan Bajoe tidak berhenti sepenuhnya. 

Area pelabuhan tetap terbuka bagi masyarakat, dengan pembatasan hanya pada zona yang terdampak pekerjaan konstruksi. 

Aktivitas sosial dan ekonomi di kawasan tersebut tetap berjalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap dampak penyesuaian ini.

Sebagai bentuk komitmen terhadap perekonomian lokal, ASDP Cabang Bajoe juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk tetap beroperasi di area komersial pelabuhan. 

Bahkan, kegiatan seni dan budaya tetap didorong agar terus hidup selama masa penyesuaian berlangsung, demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekitar.

Sementara itu, pemindahan lintasan penyeberangan dilakukan secara sementara sebagai bagian dari pengaturan operasional selama proses rehabilitasi. 

General Manager ASDP Cabang Bajoe, Anom Sedayu, menegaskan bahwa langkah ini merupakan investasi keselamatan dan peningkatan kualitas layanan ke depan. 

“Keselamatan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan operasional,” tegasnya. (*)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • ASDP Lakukan Penyesuaian Operasional Pelabuhan Bajoe, Ini Alasan Utama Demi Keselamatan dan Layanan Jangka Panjang
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }