![]() |
| Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Bone, Andi Habibie (Foto: Dok. Istimewa) |
TIMURKOTA.COM, BONE– Menjaga kebersihan Taman Arung Palakka yang menjadi ikon ruang terbuka hijau dan pusat keramaian di Kabupaten Bone bukanlah pekerjaan ringan.
Setiap hari, kawasan ini dipadati pengunjung dari berbagai kalangan, terutama pada sore hingga malam hari.
Untuk memastikan kebersihan tetap terjaga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone menurunkan personel secara bergantian selama 24 jam.
Langkah ini dilakukan agar Taman Arung Palakka tetap nyaman, bersih, dan layak dikunjungi oleh masyarakat.
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Bone, Andi Habibie, yang ditemui tim timurkota.com pada Minggu (08/02/25) mengungkapkan bahwa tim kebersihan disiagakan penuh di lokasi taman demi menjaga kebersihan kawasan tersebut.
“Petugas kami bersiaga 24 jam di Taman Arung Palakka. Ini karena taman ini merupakan pusat kota dan menjadi titik berkumpul masyarakat, sehingga kebersihannya harus benar-benar terjaga,” ujar Andi Habibie.
Meski demikian, ia mengakui bahwa upaya petugas akan terasa berat jika tidak dibarengi dengan kesadaran dari para pengunjung.
Menurutnya, masih ditemukan pengunjung yang membuang sampah sembarangan meskipun fasilitas tempat sampah telah disediakan.
“Ini sampah satu malam saja. Kami tetap bekerja maksimal, namun tanpa kerja sama dari pengunjung tentu akan kewalahan,” ungkap mantan Sekretaris Camat Sibulue tersebut sambil menunjuk tumpukan sampah yang siap diangkut menggunakan motor pengangkut.
Habibie menegaskan bahwa menjaga kebersihan taman tidak cukup hanya mengandalkan petugas lapangan. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen, baik pengunjung maupun pedagang yang beraktivitas di sekitar taman.
“Kesadaran bersama itu kunci. Kami terus melakukan edukasi kepada pengunjung dan pedagang agar membuang sampah pada tempatnya dan ikut menjaga keindahan taman,” lanjutnya.
Ia juga memastikan bahwa dari sisi fasilitas, tempat sampah telah ditempatkan hampir di seluruh sudut Taman Arung Palakka. Ketika tempat sampah penuh, petugas langsung melakukan pengangkutan agar tidak menumpuk.
“Fasilitas tempat sampah sebenarnya sudah memadai. Tinggal bagaimana masyarakat mau memanfaatkannya dengan baik,” jelas Andi Habibie.
DLH Bone berharap, dengan meningkatnya kesadaran pengunjung, Taman Arung Palakka dapat terus menjadi ruang publik yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mencerminkan wajah Kota Watampone sebagai pusat aktivitas masyarakat Kabupaten Bone. (*)


