timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Menyedihkan, Dua Bocah Rawat Ibu Kandung yang Ditinggal Nikah Suami karena Sakit Kanker

Dua bocah kecil harus rawat ibu kandung tanpa ayah kandung (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BANYUMAS-


Habis manis sepah dibuang, kata itu menggambarkan kondisi yang dialami, Intan Guswinardi (43). Warga Wangon, Kabupaten Banyumas itu ditinggal suami usai dirinya mengidap penyakit kanker.

Kakak beradik Maudi Aulia Jasmine (9) dan adiknya Maura Aurelia Jasmine (8) 

terpaksa berhenti sekolah lantaran harus merawat ibu kandung sementara sang ayah memilih pergi bersama wanita lain.

"Kami diajari cara membersihkan luka ibu. Dengan cairan infus, NaCl biar lukanya cepat kering," kata Maudi Aulia Jasmine.

Sebelum payudaranya pecah, Intan sudah didiagnosis dokter terkena kanker payudara. Ketika diperiksa, Intan memutuskan untuk tidak menjalani rawat inap di rumah sakit. 

Selain pertimbangan biaya yang besar, juga karena Intan berkeinginan merawat, mengawasi dan mendidik dua kakak beradik yang masih bocah itu.

Intan tinggal di Wangon Banyumas hanya bersama dua anaknya. Sebenarnya ia memiliki empat anak. Si sulung, Faisal Pratama (21) harus merantau ke Yogyakarta untuk bekerja. Ia bekerja karena sang ibu tak lagi bisa mencari nafkah. 

Sementara ayahnya, sejak bercerai kini sudah memiliki rumah tangga baru dan tinggal di Purwokerto.

"Nah ayah merawat adik saya yang nomer dua, Iffanda Nikola (13). Dia harus sekolah karena sudah SMP, maka ikut ayah," kata Faisal.

Karena dua anaknya yang sudah agak besar tak tinggal bersamanya, otomatis ketika Intan kepayahan dua anaknya yang masih bocah itulah yang menjadi ujung tombak pertolongan pertama. 

Sebelum berangkat ke Yogya, Faisal sudah mengajari dua adiknya yang masih bocah itu, cara membersihkan luka.

"Kalau memasak yang ngajari ibu. Ibu ngomong kami harus bagaimana," kata si bungsu Maura Aurelia Jasmine.

Kesakitan Intan memuncak sekitar dua bulan lalu. Entah hendak mengapa, ia tiba-tiba terjatuh. Dua bocah yang bersamanya panik karena tak kuat menggendong ibunya ke tempat tidur. Mereka lalu menelepon Faisal.

"Saya pulang karena ditelepon katanya ibu jatuh. Setelah melihat kondisi ibu, saya kembali ke Yogya. Karena saya hanya kos, tentu saja tak ada tempat untuk merawat ibu. Saya kemudian mencari tumpangan," kata Faisal



***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close