![]() |
| Ilustrasi oknum polisi menyedot BBM dari mobil ke jerigen (Foto: Dok. Istimewa) |
TIMURKOTA.COM, BONE- Oknum Anggota Polisi berinisial, Aipda SD yang merupakan anggota Polres Bone diduga kuat terlibat dalam kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar.
Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan tim timurkota.com, terungkap bahwa oknum polisi yang bertugas di Polsek Lapri tersebut terlibat dalam kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi dengan jumlah besar.
"Ada oknum polisi SD, ini besar dia punya karena membeli dari beberapa pelangsir dengan skala besar," ungkap sumber media timurkota.com.
Sumber lain mengatakan, bahwa oknum tersebut leluasa mengambil BBM dengan jumlah banyak memanfaatkan powernya.
"Memang memonopoli sehingga nelayan dan petani yang seharusnya mendapatkan BBM bersubsidi malah kesulitan, terkadang tak mendapat pelayanan dengan berbagai alasan. Sementara pelaku pelangsir bebas mengambil setiap hari," tukasnya.
Sementara itu tim timurkota.com telah memberikan ruang kepada Aipda SD untuk klarifikasi dan hak jawab namun tak berhasil.
Saat hendak dikonfirmasi via sambungan telepon selular, nomor kontaknya tidak aktif.
"Memang selalu gonta-ganti nomor," ungkap salah seorang sumber tim timurkota.com.
Kalangan aktivis dan pemuda di Kabupaten Bone mendesak agar Propam Polda Sulsel turun tangan menangani kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut.
"Saya kira bapak Kapolda Sulsel dibeberapa kesempatan sering menyinggung mafia BBM bersubsidi. Harusnya yang perlu dibersihkan terlebih dahulu adalah internal di kepolisian sendiri," ujar, Muh Arfan. (*)


