Iklan

Darurat Kabut Asap Akibat Karhutla, DPP Kepmi Bone imbauan Mari Lindungi Diri dengan Menggunakan Masker

Redaksi-timurkota
Sabtu, Oktober 17, 2026 | 5:42 PM WIB Last Updated 2026-10-17T10:42:35Z

Muh. Jefri Usman


TIMURKOTA.COM, BONE— Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah titik di Sulawesi Selatan kini memicu ancaman serius berupa kabut asap. 

Menanggapi situasi yang kian mengkhawatirkan ini, Dewan Pengurus Pusat Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia Bone (DPP KEPMI BONE) secara resmi mengeluarkan imbauan darurat kepada masyarakat untuk memperketat protokol kesehatan kependudukan.

Meningkatnya potensi kabut asap di berbagai wilayah dalam beberapa pekan terakhir telah memicu penurunan kualitas udara secara drastis. 

Kondisi ambien udara yang dipenuhi partikel debu dan asap sisa pembakaran ini dinilai sangat rentan memicu lonjakan kasus gangguan saluran pernapasan akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Kabid Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana DPP KEPMI BONE, Muh. Jefri Usman, menegaskan bahwa situasi ini memerlukan respons cepat dan kesadaran kolektif dari seluruh lapisan warga Sulawesi Selatan.

"Meningkatnya potensi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah saat ini harus menjadi perhatian bersama kita semua. Kondisi ini secara nyata menurunkan kualitas udara dan berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, terutama risiko tinggi terjadinya gangguan pada saluran pernapasan," ujar Muh. Jefri Usman saat memberikan keterangan resmi.

Sehubungan dengan memburuknya kondisi lingkungan tersebut, masyarakat Sulawesi Selatan diajak untuk melipatgandakan kewaspadaan dan segera menerapkan langkah-langkah mitigasi mandiri demi melindungi diri dan keluarga dari paparan polusi asap beracun.

Jefri menekankan bahwa penggunaan alat pelindung diri menjadi benteng utama masyarakat saat ini di ruang publik.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan diri sendiri. Salah satu langkah konkret dan paling sederhana yang bisa kita lakukan saat ini adalah wajib menggunakan masker ketika terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan," tambah Jefri.

Lebih lanjut, DPP KEPMI BONE juga mengingatkan bahwa penanggulangan bencana karhutla tidak akan efektif tanpa adanya pemutusan rantai penyebab kebakaran di tingkat hulu. 

Karenanya, peran aktif warga untuk tidak memicu titik api baru di tengah cuaca kering sangat dinantikan.

"Upaya pencegahan karhutla ini membutuhkan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Selatan tanpa terkecuali. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kesadaran warga untuk tidak melakukan pembakaran hutan, pembukaan lahan dengan cara dibakar, maupun membakar sampah secara terbuka di lingkungan masing-masing," tegasnya menutup wawancara.

Melalui rilis ini, langkah menjaga kewaspadaan terhadap fluktuasi kualitas udara serta komitmen bersama menekan angka karhutla diharapkan dapat menekan laju risiko dampak kabut asap di wilayah Sulawesi Selatan. (*)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Darurat Kabut Asap Akibat Karhutla, DPP Kepmi Bone imbauan Mari Lindungi Diri dengan Menggunakan Masker
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }