Iklan

Rektor UNM Tegur Keras Oknum Dosen PGSD Bone Diduga Ancam Pecat Mahasiswa yang Gabung PMII

Redaksi-timurkota
Jumat, November 28, 2025 | 9:23 PM WIB Last Updated 2025-11-28T14:23:16Z

Rektor UNM, Prof. Dr. Husain Syam, M. TP

TIMURKOTA.COM, BONE- 
Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) memberikan teguran keras kepada oknum dosen PGSD Bone yang diduga mengancam akan memecat mahasiswa karena bergabung dengan PMII. 

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut kebebasan berorganisasi mahasiswa di lingkungan kampus.

Kejadian ini terungkap ketika mahasiswa yang bersangkutan mengadukan tindakan dosen tersebut kepada pihak rektorat. 

Rektor UNM menegaskan bahwa setiap mahasiswa memiliki hak untuk berpartisipasi dalam organisasi kemahasiswaan tanpa takut mendapatkan ancaman akademik atau pemecatan. 

Pihak universitas menekankan pentingnya menghormati kebebasan berpendapat dan berorganisasi sebagai bagian dari pendidikan demokratis.

Dosen yang bersangkutan kini dipanggil untuk memberikan klarifikasi dan memastikan tindakannya sesuai dengan peraturan universitas. 

Publik dan mahasiswa menantikan langkah tegas dari UNM agar kasus ini menjadi pembelajaran bagi seluruh civitas akademika, serta memastikan hak mahasiswa tetap terlindungi. 

Rektor UNM Prof. Dr. Husain Syam, M. TP geram setelah menerima laporan terkait dengan oknum dosen yang diduga ikut campur terkait dengan keputusan mahasiswa yang bergabung dengan organisasi ekstra kampus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kabupaten Bone.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Prof. Dr. Husain Syam menegaskan pihaknya akan menegur dan bahkan memarahi oknum dosen jika ikut terlibat apalagi berani menghalang-halangi mahasiswa beroganisasi.

"Kalau ada efek atau intimidasi kepada mahasiwa maka saya akan tegur dan marahi itu dosen," tegasnya.

Menurutnya, seorang dosen semestinya memahami organisasi ektra kampus. Seorang dosen kata dia tidak boleh buta organisasi. 

"Ibu Dosen ini tidak ngerti kalau mahasiswa itu bebas berorganisasi diluar kampus termasuk PMII. Mahasiswa PGSD mengikuti kader PMII di komisariat kampus lain karena di PGSD Bone belum ada komisariat PMII nya. Ibu dosen ini buta organisasi. sangat takut anak anak mahasiswanya salah arah masuk organisasi bergabung mahasiswa kampus lain," lanjutnya menegaskan.

Ia meminta agar permasalahan yang ada dapat diselesaikan secara baik-baik. Dan meminta kepada dosen dan pihak pimpinan PGSD Bone untuk memahami mekanisme pengkaderan organisasi ektra kampus.

"Tapi bisa juga sahabat-Sahabat datangi itu ibu untuk beri pengertian tentang mekanisme pengkaderan di PMII. bahwa memang begitu mekanismenya dan tdk boleh ada larangan kepada mahasiswa ber PMII atau organisasi semacamnya" terang Alumni PMII Tahun 1986 Komisariat UIN Alauddin itu.

Prof Dr. Husain yang juga Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sulawesi Selatan itu, menjamin tidak akan ada lagi perselisihan antara mahasiwa Kader PMII  dan dosen di PGSD UNM kedepannya. 

"Malah saya berharap sahabat senior ayo ke PGSD Bone membentuk Komisariat PMII PGSD Bone. Semua prosesnya saya jaminkan diterima oleh sivitas akademika PGSD Bone" tukasnya. (*)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Rektor UNM Tegur Keras Oknum Dosen PGSD Bone Diduga Ancam Pecat Mahasiswa yang Gabung PMII
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }