timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Libatkan Oknum Anggota DPRD Bersama Janda Bahenol, Ini Dua Link Video Syur yang Viral Paling Diburu Netizen

Baca Juga

Wiwink-Daerah, Sabtu 21 Januari 05:03 WIB

Gambar ilustrasi potongan video syur

TIMURKOTA.COM, JAKARTA- Jagad maya kembali geger. Pemicunya adalah dua video syur yang diduga melibatkan oknum anggota DPRD bersama dan pasangan remaja yang masih berstatus pelajar.


Video syur diawali dengan seorang wanita yang nekat memamerkan bagian buah dadanya sambil direkam via ponsel.  Dalam video tersebut 

Dalam rekamanan video berdurasi 31 detik. Dari awal hingga menit ke-21 rekaman yang diduga direkam sendiri oleh DHL yang diketahui merupakan oknum anggota dewan. 

Setelah menit ke-21 rekaman menunjukkan DHL dalam melakukan aktivitasnya sebagai anggota DPRD di Muba Banyuasin. 

Video berdurasi 'Muba Hot' ini dengan cepat tersebar di beberapa media sosial. Kuat dugaan video untuk koleksi priadi itu dibocorkan oleh oknum tak bertanggungjawab ke media sosial.

Kuasa Hukum, DHL, Adhari W Prakarsa mengatakan, pihaknya telah membuat laporan polisi di Polda Sumsel terkait dengan kasus tersebut.

"Secara resmi kami telah membuat laporan polisi di Polda Sumsel terkait dengan video yang beredar," tutupnya.

Belum usai kasus video syur yang melibatkan oknum anggota DPRD. Muncul, video mesum yang melibatkan pasangan remaja di Buleleng. 

Dalam rekaman video, terlihat pasangan wanita sesekali menutup wajahnya lantaran malu. Namun, pasangan pria tak menghiraukan.

Video ini kemudian telah mendapat penanganan pihak kepolisian setempat. 

Kasi Humas Polres Buleleng AKP I Gede Sumarjaya menegaskan, bahwa pihaknya telah menerima laporan dari pihak korban.

"Kami telah mendapat laporan dari korban. Sementara dalam pengumpulan data, terkait dengan kelengkapan data saya masih koordinasi dengan unit PPA," ungkapnya.

Proses penyelidikan di kepolisian masih berjalan. Pihaknya memastikan akan menindak pelaku dengan undang-undang perlindungan anak.

"Kalau anak di bawah umur tentu akan diproses secara hukum. Karena batas perkawainan ada. Tentunya ini akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," tutupnya.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close