timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Kedapatan Selingkuh. Inilah Daftar Istri Tewas Di Tangan Suami Bersama Selingkuhan. Ada Dibakar Hidup-hidup

Wiwink-Daerah, Minggu 20 Maret 2022 07: 25 WIB

Ilustrasi kasus perselingkuhan


TIMURKOTA.COM- Kasus perselingkuhan yang berujung maut merupakan salah satu kasus paling menonjol dibeberapa kota besar di Indonesia. Umumnya istri bersama pria selingkuhan tewas di tangan suaminya sendiri.


Berikut daftar kasus pembunuhan terhadap istri dan selingkuhan: 

1. Istri tewas usai kedapatan selingkuh dengan pria 70 tahun


Pembunuhan terhadap seorang pria dengan inisial K ini terjadi pada Sabtu, 20 Maret 2021 di Badung, Bali. Tersangkanya adalah M, pria berusia 44 tahun asal Madura, Jawa Timu.

M tega menghabisi nyawa K yang sudah berusia 70 tahun karena selingkuh dengan istrinya. Sekitar 15 hari sebelum kejadian, tersangka melihat korban sedang berada di depan rumah kos milik tersangka dan istrinya.

Korban lantas langsung pergi dengan sepeda motornya dengan terburu-buru. Tersangka mengetahui adanya perselingkuhan itu karena pengakuan dari istrinya sendiri. Tersulut api cemburu, tersangka menebas leher korban hingga tewas dengan menggunaka celurit.


2. Pasangan Selingkuh Tewas di Tempat Karaoke


Pembunuhan dengan latar belakang perselingkuhan terjadi di Prabumulih, Rabu (25/11/20).

Rivat Eka Putra (43)  membunuh Ario Fernando (34), pria yang telah berselingkuh dengan istrinya Yebi Abmi.

Sebelum terjadinya pembunuhan ini, Rivat telah sering mengingatkan korban agar menjauhi istrinya tapi tetap tak diindahkan.

"Saya kesal dengan korban dan istri saya karena mereka selingkuh," ungkap pelaku ketika dimintai keterangan oleh petugas kepolisian di Polres Prabumulih, Rabu (25/11/2020).

Menurut Rivat, sang istri dan korban telah berselingkuh sejak enam bulan lalu. Pernah ketahuan namun masih dimaafkan serta diminta tidak lagi.

"Dua bulan lalu sempat ketahuan oleh saya dan sudah saya minta berhenti tapi ternyata masih," katanya seraya mengaku sangat kesal dengan korban dan sang istri.

Tak hanya itu Rivat mengaku sempat mendatangi atau menemui korban untuk meminta menjauhi dan jangan mengganggu istri serta keluarganya namun hal itu tak dianggap korban.

"Pernah ku datangi ku minta supaya jauhi istri tapi masih saja," katanya.


3. Pria Bunuh Selingkuhan lalu Gantung Diri


DWL (30), perempuan asal Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur ditemukan tewas di dalam karung yang diletakkan di atas jok motor pada Rabu (1/9/2021).

Motor tersebut terpakir di sebuah kebun sengon di Desa Kewedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Tak jauh dari lokasi penemuan mayat DWL, warga menemukan mayat seorang pria yang diketahui beranama HS (45), warga sekitar.

HS ditemukan dalam posisi gantung diri di salah satu pohon di kebun sengon.

Dari hasil penyelidikan polisi, DWL dan HS adalah pasangan selingkuh. Mereka berdua sama-sama telah memiliki pasangan.

DWL tewas dibunuh oleh HS dan pria berusia 45 tahun itu kemudian mengakhiri hidupnya sendiri dengan gantung diri di atas pohon.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Blitar Kota AKP Momon Suwito Pratomo membenarkan jika perempuan berusia 30 tahun berinisial DWL itu dibunuh oleh kekasihnya sendiri, HS.

Salah satu bukti kuat dari peristiwa tersebut adalah pesan ancaman HS ke DWL melalui pesan ponsel.

"Pertama, adanya bukti ancaman pelaku kepada korban yang disampaikan melalui WA (WhatsApp). Bunyi ancaman itu 'Tak pateni kowe (aku bunuh kamu),'" kata Momon.

4. Suami Bakar Hidup-hidup Istri Usai Kedapatan Selingkuh dengan Pria Lain


Terselut emosi dan sakit hati menjadi motif utama TB, 33, pelaku pembunuhan tetangganya berinisial M, 40, dengan cara dibakar hingga tewas lantaran mengetahui istrinya berselingkuh dengan korban. 

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono pun menyebut insiden tersebut terjadi setelah tersangka TB pulang kerja.

"Tersangka ini mengetahui istrinya selingkuh dengan M. Dari pengakuan sang istri pun, tersangka baru saja pulang kerja dan tersulut emosi sehingga langsung menghampiri korban," tutur Joko kepada wartawan, di Jakarta, Selasa, 1 Juni 2021. 

Joko melanjutkan, kemudian tersangka mendatangi korban dengan membawa cairan yang berisi tiner.

"Ia mendatangi korban sambil membawa satu buah botol cairan tiner dan menyiramkannya kepada korban dan langsung membakar menggunakan korek. Setelah itu, tersangka melarikan diri sementara korban mengalami luka bakar 70 persen," imbuhnya.

"Korban sebelumnya sempat menjalani perawatan karena luka bakar yang cukup parah selama 10 hari. Namun akhirnya meninggal dunia," sambung Joko.



Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close