timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Cek Fakta. Inilah Alasan Guru Pendidikan Agama Cabuli Dua Siswinya

Wiwink-Hukum, Kamis 24 Maret 2022 05: 34 WIB

Ilustrasi pelaku pencabulan 



TIMURKOTA.COM, TAPANULI UTARA- Seorang guru pendidikan agama berinisial, SH ditangkap Kepolisian Resort Tapanuli Utara setelah dilaporkan atas kasus dugaan pemerkosaan terhadap dua siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara.


Dua korban sebut saja Melati dan Mawar (bukan nama sebenarnya) masih berusia 12 tahun. Keduanya mengaku jadi korban pencabulan pelaku. Dalam melancarkan aksinya pelaku meminta korban membawakan es teh ketika kelas dalam keadaan sepi.

Setiba di dalam ruang kelas. Sang guru meremas bagian dada korban dengan alasan agar payudara tambah besar. Setiap selesai melancarkan aksinya pelaku memberikan uang Rp2 ribu ke korban.

Kepala Seksi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing mengatakan laporan korban sementara dalam proses penyelidikan.

"Aksi pencabulan terhadap korban terjadi pada Desember 2021 lalu. Korban dipanggil pelaku ke dalam kelas saat kondisi tengah sepi," katanya menjelaskan.

Meski awalnya korban tutup mulut. Namun pada akhirnya, ia tak sanggup. Selanjutnya dua gadis cilik itu menceritakan perlakuan sang guru kepada orang tuanya. 

Pihak orang tua yang tak terima dengan aksi pelaku memilih melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum.

Setelah aksinya terbongkar, sang guru bersama dengan pihak sekolah mendatangi rumah korban lalu meminta maaf. Namun permintaan agar kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan ditolak pihak korban.

"Pelaku didampingi kepala sekolah datang ke rumah korban. Mereka meminta maaf, namun permintaan maaf itu tak diterima seluruh keluarga korban. Mereka tetap memilih menempuh jalur hukum," tutup dia.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close