timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Suami Salat Berjamaah di Masjid, Istri Tidur di Hotel dengan Pria Lain. SG Parangi Hingga Darah Berceceran!

Baca Juga

Tari Juliani-Kriminal Terkini, Sabtu 12 Februari 2022 18: 39 WIB

Ilustrasi penggerebekan pasangan diduga mesum di kamar hotel. Pasangan wanita terlihat dalam keadaan terbarung dan hanya memakai selimut. Pasangan prianya masuk ke kamar mandi


TIMURKOTA.COM- Peristiwa berdarah terjadi disebuah hotel di Gubukmas, Jember. Pelakunya adalah seorang pria berinisial SG (37). Ia memarangi istri bersama dengan pria selingkuhannya sesaat setelah ditemukan tanpa busana di hotel.


Menurut keterangan warga. SG bersama dengan anaknya ke masjid tak jauh dari rumahnya untuk menunaikan ibadah salat berjamaah. Sementara istri SM (30) keluar dengan alasan membeli sesuatu. 

Ketika selesai salat, SG menerima informasi bahwa istrinya pergi bersama dengan pria lain. Setelah dilakukan pengejaran, terungkap bahwa keduanya sementara berada di dalam sebuah kamar hotel.

SG kemudian bersama dengan sekuriti penginapan menggerebek kamar. Dan betul adanya, SM bersama dengan pria idaman lain, OR tengah berduaan di dalam kamar dan hanya memakai selimut, sementara baju dan celana telah ditanggalkan semua.

"Suaminya sempat menyerang namun berhasil dihentikan. Pria yang merupakan selingkuhan terkena sabetan senjata tajam. Namun lukanya tidak parah. Setelah insiden dibawa ke puskesmas dan mendapat pengawalan khusus dari polisi," kata seorang securiti yang enggan namanya di mediakan.

Masih securiti melanjutkan, pihaknya tidak mempersulit kedua pasangan selingkuh itu pasalnya mereka mengaku suami istri di sertai dengan bukti KTP.

"Pengakuannya suami istri, namun belakangan ketahuan bahwa mereka bukan pasangan resmi. Kasusnya lanjut pada proses hukum dan keduanya ditahan sementara di polsek," katanya lagi.

Kapolsek Gumukmas AKP Subagiyo menjelaskan, dalam kasus dugaan perzinahan ini kedua tersangka bisa diancam dengan Pasal 284 KUHP dengan ancaman hukuman di bawah 5 tahun penjara.

"Ancaman hukuman bagi pelaku adalah lima tahun dan kami sudah tahan." Beber dia.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close