timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Viral, Rekaman Video Call Seks Oknum Lurah Bocor di Medsos

TIMURKOTA.COM, Oknum Lurah berinsial, TP mengaku termakan rayuan maut oleh wanita berinisial AA. Dia berani video call mesum, namun pada akhirnya itu dinilai sebagai jebakan untuk melakukan pemerasan.


TP juga menuding pelaku berkomplot dengan yang lain dengan AA sebagai perayu, dan yang lainnya sebagai pemeras.


Diceritakan TP, pemerasan itu berawal saat dirinya saling berkenalan di media sosial dengan seorang perempuan yang mengaku berinisial AA. Komunikasi intens berlanjut setelah keduanya saling bertukar nomor telefon.


"Saya berkenalan di Facebook dengan AA, kemudian dia minta nomor saya, dan saya kasih nomornya. Nah di situ ada percakapan saling mengenal," kata TP.


"Setelah video call, saya tidak tahu. Sepertinya dia merayu saya untuk mengikuti percakapan dan saya akhirnya tertarik. Saya langsung video call," sambungnya.


Saat melangsungkan video call itu, AA tiba-tiba memamerkan bagian intim dari tubuhnya hingga bertelanjang bulat. Karena teperdaya, TP terus mengikuti percakapan namun belakangan dirinya merasa tengah dijebak.


"Setelah itu, dia langsung mengeluarkan gambar telanjang diri dia. Seperti dia mengeluarkan bagian tubuhnya, bagian payudaranya. Dia coba mempengaruhi saya," jelasnya.


TP sempat curiga, tetapi karena telah larut dalam rayuan, ia mengiuti pernintaan AA untuk pergi ke kamar mandi. Begitu sampai kamar mandi, AA kembali merayu TP menunjukkan alat vital sambil mengajaknya melakukan seks melalui video handphone.


Setelah video call ditutup, AA kembali menelefon. TP pun tetap meladeni dan mengangkat telefonnya. Namun sial, AA mengajak pelaku lainnya untuk menakut-nakuti TP atas apa yang telah diperbuat.


"Lalu dia telefon saya. Awalnya dia pakai suara perempuan. Dia minta tanggung jawab, bagaimana ini, kamu jangan main-main katanya. Awalnya suara perempuan, terus lama-lama jadi suara cowok," tambahnya.


Pelaku pria dalam telepon itu pun lalu meminta sejumlah uang kepada TP. Bahkan dia juga mengancam akan menyebarkan video mesum TP di kamar mandi kepada istri, anak, keluarga, dan semua teman-temannya di media sosial.


"Dia mengancam akan menyebar video itu di facebook saya. Permintaan dia, transfer Rp2 juta, saya kirim Rp1 juta. Lalu dia teror saya. Setiap hari saya kasih uang," ucap TP.


Semua transaksi itu dilakukan dengan cara ditransfer ke sejumlah rekening. Ada tiga nomor rekening tujuan pelaku, yakni rekening atas nama Joko, Vera, dan Samsyiah. Semuanya merupakan rekening bank berplat merah.


Tak ingin terus diperas pelaku, TP pun menceritakan kejadian itu kepada kerabat. Hingga akhirnya memutuskan melapor ke Polres Tangsel. Polisi pun langsung bergerak, 2 pelaku pemerasan berhasil diringkus. Kedua pelaku diketahui bernama Zendi dan Yayan. Saat ini, kasus keduanya masih disidangkan di PN Tangerang.


***

  

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close