timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Terbaru, Video Sekeluarga Begituan Berdurasi 5 Menit Viral

Gambar hasil tangkap layar video syur (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, NGAWI-

Video melibatkan satu keluarga di Ngawi, rupanya berdurasi hingga mencapai 5 menit. Dalam melancarkan aksinya pelaku melakukan persetubuhan dengan pacar serta ibu kandung pacar. Bukan hanya itu video pun direkam oleh adik pacar yang baru berusia 16 tahun.

Ada hal yang tak lazim terjadi pada video berhubungan intim yang melibatkan satu keluarga di Ngawi.

Dalam video adegan intim layaknya suami istri itu seorang pria berbantian berhubungan dengan pacar serta ibu kandung dari pacarnya.

Melansir Inews Jatim, Kasus video mesum ini terbongkar setelah pemeran laki-laki AGR (29) warga Mantingan, Kabupaten Ngawi, ini menunjukkan video asusila tersebut kepada sejumlah ibu rumah tangga. Tujuannya untuk dirayu dan diajak bersetubuh seperti dalam video. 

"Pemeran laki-laki dalam video sudah kami tangkap. Dari hasil penyelidikan, AGR ini juga penyebar video mesum itu," kata Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP I Gusti Agung Ananta, Selasa (09/02/21). 

Agung mengatakan, kasus video asusila tersebut terungkap atas laporan seorang ibu yang juga menjadi sasaran pelaku. Seorang ibu tersebut melapor karena merasa risih terus diganggu dengan kiriman video dan foto asusila. 

"Calon korban melapor digoda oleh pelaku yang selalu memamerkan video saat berhubungan intim itu. Calon korban ini terus dirayu lewat WhatsApp dengan kirim foto juga. Merayu bahwa pelaku punya alat vital yang kuat tahan lama," ujarnya. 

Agung juga membenarkan bahwa selain dengan pacar, pelaku juga melakukan adegan bersetubuhan dengan ibu sang pacar. Namun ironisnya, perbuatan tak senonoh tersebut juga melibatkan adik sang pacar yang masih berusia 16 tahun. 

Anak yang masih duduk di bangku SMP tersebut diduga menjadi perekam atas adegan mesum yang dilakukan pacar, kakak dan ibunya. 

"Kasus ini masih terus kami selidiki. Sebab, ada dugaan anak dari ibu tersangka juga dicabuli," katanya. 

Atas perbuatan itu, pelaku dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 29 Jo Pasal 4 ayat (1) UURI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, dan Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UURI Nomor 19 Tahun 2016, tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman 12 tahun penjara.

Selain itu, pelaku juga dijerat Undang-Undang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara. 


***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close