timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Pasangan Mesum 'Goyang' Jembatan Gantung di Sinjai, Tokoh Agama: Minta Dinikahkan

Ilustrasi pasangan mesum digerebek warga di jembatan gantung (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, SINJAI-

Tokoh Agama Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan meminta kepada dua pihak orang tua pasangan mesum yang digerebek agar dinikahkan.

"Orang tua kita sarankan nikahkan saja dari pada berbuat seperti itu selain dosa dan dilarang Agama tentu juga merusak nama baik keluarga," kata, Ambo Dalle.

Menurutnya, kasus tersebut juga dapat dijadikan sebagai cerminan dalam pergaulan khususnya remaja setempat.

"Ini mesti jadi pelajaran, bagi remaja jangan pernah coba-coba karena efeknya luar biasa. Beritanya kemana-mana dan merusak nama baik kampung juga," masih kata, Ambo Dalle.

Diberitakan sebelumnya, Jembatan gantung yang disulap pemerintah desa jadi tempat wisata di Dusun Lita-litae, Desa Gareccing, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan hampir setiap akhir pekan dipadati pengunjung.

Jembatan ini menghubungkan Desa Gareccing dengan Leppang, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan dibangun tahun 2018 lalu.

Ada kalangan orang tua membawa keluarganya datang untuk sekadar berswafoto. Namun bisa dikata kalangan remaja dominan, ada yang datang dengan pasangan, ada pula sengaja ketemu kenalan baru di lokasi.

Namun pada Minggu (10/01/21), ada perbuatan yang tak lazim ditemukan warga setempat. Yakni, sepasang remaja berlainan jenis diduga kuat melakukan tindakan mesum dengan berhubungan badan layaknya suami istri di tiang jembatan.

Pasangan pria dan wanitanya masih mengenakan baju namun celana telah dibuka.

Konon, menurut keterangan seorang pemuda, Andi Suryandi gerak-gerik mencurigakan pasangan tersebut telah dipantau sejak masuk ke kawasan jembatan.

"Kami dan teman-teman memang melihat dari jauh. Ini ada pasangan selalu memilih tempat tersembunyi. Pas keduanya di balik tiang kami langsung mendekat dan ternyata celana keduanya sudah melorot," kata, Andi.

Masih, Andi melanjutkan pasangan mesum tersebut tak dapat mengelak lantara masih dalam keadaan melakukan tindakan tak senonoh ketika digerebek.

"Kalau mau mengelak, sini saya kasih lihat videonya," katanya lagi diselingi canda.

Sebagai pemuda desa setempat, Andi berharap pengunjung jembatan gantung datang menikmati destinasi wisata yang dibuat masyarakat setempat tanpa melakukan pelanggaran adat istiadat dan hukum.

"Ini kampung, norma dan adat istiadat masih sangat kental. Jangankan berhubungan badan berpegangan tangan sama bukan istri sambil jalan ditempat umum malu kita lalukan. Kalau mau enak ke sana di kota banyak hotel," kembali mengatakan diakhir pembicaraan.

Kepala Dusun Lita-litae, Desa Gareccing, Iswandi ikut angkat bicara terkait aksi mesum dilakukan pasangan remaja di wilayahnya.

"Terkait pasangan itu, kami minta supaya pihak keluarganya dihadirkan kemudian dibina baik-baik." bebernya.

Pasangan itu, kata Iswandi tetap akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada di desa. Begitu juga jika ada pelanggaran hukum pidana, maka diserahkan ke pihak yang berwajib.

"Hal seperti ini ada sanksinya, karena dikhawatirkan menjadi contoh yang buruk bagi remaja khususnya di desa kami," imbuhnya.


***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close