timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Diduga Jadi Pemeran Video Mesum di Rumah Sakit, Oknum Polisi Diburu Propam

Gambar hasil tangkap layar video mesum di ruang isolasi rumah sakit (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, NTB-

Propam Polres Dompu, saat ini tengah memburu pelaku sekaligus pemeran video mesum di ruang isolasi Covid-19, RSUD Dompu.

Jajaran Kepolisian Resort Dompu, Polda NTB mulai mengungkap siapa sosok yang melakukan tindakan asusila di ruang Isolasi Covid-19 RSUD Dompu.

Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat mengatakan, sekaitan dengan dugaan bahwa pelaku pria dalam video tersebut merupakan anggota Polri yang tak lain adalah bawahannya. AKBP Syarif Hidayat mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan pihak RSUD Dompu.

"Sementara dalam pengumpulan data di lapangan. Jika memang ada indikasi bahwa pelaku adalah oknum anggota polisi maka tentu akan ditindak tegas karena ini perkara asusila. Dan tentunya akan diserahkan ke Propam," kata, Syarif Hidayat.

Kapolres membenarkan, bahwa saat ini terdapat dua anggotanya menjalani isolasi di RSUD Dompu lantaran terpapar virus Covid-19.

"Memang ada anggota Polres yang dirawat karena Covid-19 di Ruang Isolasi RSUD Dompu," katanya lagi menjelaskan.

Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) dihebohkan dengan adanya video adegan panas antara pasien dengan pengunjung di Ruang Isolasi Pasien Covid-19.

Diberitakan sebelumnya, Video berdurasi 1 menit 30 detik tersebut diduga dilakukan kedua pelaku di ruang isolasi pasien covid-19. Pihak rumah sakit membeberkan bahwa pelaku video mesum tersebut merupakan pasien pria bersama wanita yang mengantar sejak masuk ke rumah sakit.

Direktur RSUD Dompu, dr. Alief kepada awak media mengatakan, pelaku merupakan pasien dan penjaga.

"Jadi setelah diperhatikan ternyata perempuan tersebut memang mendampingi pelaku laki-laki saat masuk ke rumah sakit," katanya, Kamis (21/01/21)

Pihak rumah sakit bahkan telah melaporkan kasus tersebut ke Kepolisian Resort Dompu guna diproses secara hukum.

"Kita serahkan semuanya kepada polisi agar diproses secara hukum saja. Identitas dua pelaku telah diketahui" katanya lagi.


***




Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close