timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Modus Dukun Cabul Terungkap. Obati Pasien Sakit Perut dengan Cara Berhubungan Badan. Alasannya Bertukar Darah

Ilustrasi

TIMURKOTA.COM, GRESIK-



LAK (50) merupakan pria asal Gresik yang diketahui berprofesi sebagai dukun cabul diproses hukum usai dilaporkan ke Polda Jatim dengan dugaan tindak pidana pencabulan.

Suami korban, AJ melaporkan kasus tersebut setelah istrinya dicabuli pelaku. Dengan modus diobati sakit perutnya.

Laporan korban sesuai dengan Surat Tanda Bukti Lapor Nomor TBL/705/IX/RES.1.11/2020/UM/SPKT Polda Jatim, tertanggal 5 September 2020.

AJ mengatakan berdasarkan pengakuan istrinya bahwa telah dicabuli, IAK selama menjalani pengobatan atas sakit yang diderita sejak bulan Juli 2020.

“Istri saya kan dibilang ada penyakit didalam perutnya, ada apanya begitu. Itu diobati bisa sembuh dengan cara itu (berhubungan intim),” ujar AJ, Jumat (11/9/2020).

Namun setelah berobat ke dukun, istri AJ justru sering mengeluh sakit kepala. Tak hanya itu, sikap istrinya juga terlihat aneh tidak seperti biasanya.

AJ kemudian memeriksa ponsel istrinya untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi. Disana ia menemukan sejumlah chat mesum dari sang dukun.

“Saya lihat semua panggilan keluar, panggilan masuk itu nomor dia (dukun) semua,” lanjut AJ.

Guna memastikan dugaannya tidak keliru, ia pun menanyakan langsung ke IAK atas perbuatan yang telah dilakukan kepada istrinya. Dukun itupun mengakui semua perbuatannya dan beralasan demi kebaikan keluarga mereka.

Belakangan, banyak bermunculan korban-korban baru, juga mengaku mendapat perlakukan tak senonoh dari IAK. Modusnya hampir sama, terapi pengobatan untuk menyembuhkan sakit yang diderita.

Akan tetapi selama ini mereka bungkam karena diancam pelaku bakalan disantet apabila memberitahukan kepada suami mereka.

“Istri teman-teman saya mengaku juga dicabuli, ada yang sudah lama sekali,” tandas AJ.

Akhirnya dirinya pun nekad mempolisikan IAK dan berharap tidak ada lagi korban nafsu bejat dari sang dukun cabul.

“Saya melapor itu bersama empat orang korban juga yang merasa dirugikan oleh pelaku,”tukasnya.



(*)


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close